Dunia

Pakistan Tangkap Pemimpin Oposisi Atas Tuduhan Korupsi

Pihak berwenang di Pakistan, Jumat (5/10) menangkap pemimpin oposisi, Shahbaz Sharif, atas tuduhan korupsi, sementara pemerintah baru mengintensifkan dan meluaskan tindakan keras antikorupsinya.

Biro Akuntabilitas Nasional (NAB) dengan segera mengukuhkan penangkapan tersebut, seraya menyatakan hal itu terkait dengan penyelidikan yang sedang berlangsung mengenai proyek rumah murah yang diprakarsai di provinsi Punjab sewaktu Sharif menjabat sebagai menteri utamanya.

Politisi yang ditahan in adalah, ketua oposisi utama partai Liga Muslim Pakistan-N (PML-N) dan adik mantan Perdana Menteri Nawaz Sharif, yang sedang diadili atas tuduhan korupsi.

Kemenangan berturut-turut PML-N, dalam pemilu di Punjab, provinsi paling banyak penduduknya dan kaya, memungkinkan Shahbaz memerintah provinsi itu selama satu dekade. Partai tersebut kalah dalam pemilu 25 Juli lalu dari pesaing utamanya, Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) pimpinan Perdana Menteri Imran Khan.

Para pemimpin PML-N dalam reaksi segera mereka terhadap penangkapan “mendadak” hari Jumat (5/10) terhadap pemimpin mereka menyatakan langkah tersebut “tidak sah”.

“Kami mengecamnya. PML-N sedang mengupayakan strategi hukum dan politik, menyusul penangkapan presiden partai dan ini akan dibagi dengan media dalam waktu sangat dekat,” kata juru bicara PML-N Maryam Aurangzeb kepada wartawan.

Partai berkuasa pimpinan Khan menjauhkan diri dari penangkapan tersebut, dengan menyatakan NAB melancarkan investigasinya beberapa bulan sebelum PTI mulai berkuasa pada Agustus lalu. Beberapa birokrat senior telah ditahan dan diselidiki terkait kasus ini. [uh]

Source


Show More

Related Articles

Close