Dunia

Laos Tangguhkan Proyek-proyek Bendungan Karena Bencana

Pemerintah Laos akan menangguhkan pemberian izin pembangunan bendungan-bendungan baru sementara mengevaluasi lebih dari 50 proyek bendungan yang saat ini berlangsung menyusul bobolnya sebuah bendungan yang menjadi fasilitas pembangkit listrik tenaga air akhir bulan lalu.

Kanya Khammoungkhoun, Wakil Dirjen Kementerian Luar Negeri Laos, mengatakan kepada VOA, evaluasi skala besar terhadap proyek-proyek bendungan akan dilakukan setelah bencana yang menewaskan banyak orang itu dan membuat lebih dari 10.000 orang di dua negara kehilangan tempat tinggal.

Pada 23 Juli, bendungan Xepian-Xe Nam Noy di Provinsi Attapeu, Laos, ambrol sehingga mengakibatkan banjir bandang yang menerjang enam desa di sekitarnya. Lebih dari 30 orang dikukuhkan tewas dan lebih dari 100 lainnya hilang. Banjir itu mengakibatkan lebih dari 6.000 orang kehilangan tempat tingal.

Sekitar 5.000 orang juga dinyatakan hilang di kawasan hilir Sungai Sekong di kota Siem Pang, Kamboja, tetangga Laos.

Bendungan Xepian-Xe Nam Noy mulai dibangun pada 2013 dan rencananya mulai menghasilkan listrik pada tahun ini. Bendungan ini adalah bagian dari pembangkit listrik tenaga air yang dibangun oleh perusahaan Korea Selatan dan Thailand, dengan nilai proyek mencapai satu milyar dolar. [ab/uh]

Source


Show More

Related Articles

Close