Dunia

China Bantah Tembakkan Laser ke Pesawat AS di Djibouti

China membantah tuduhan telah menembakkan laser yang biasa digunakan militer ke arah pesawat-pesawat Amerika yang mendarat di Kamp Lemonnier, di negara di Afrika Timur, Djibouti.

Hua Chunying, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Jumat (4/5) memberitahu wartawan, tuduhan Amerika bahwa pilot-pilotnya mengalami cedera ringan setelah warga China menujukan laser berkekuatan tinggi ke arah mereka “sama sekali tidak konsisten dengan fakta-fakta.”

Dalam tanggapan tertulis untuk VOA, Kementerian Pertahanan Nasional China menyatakan, “Pihak China telah menolak tuduhan-tuduhan tidak benar yang dilontarkan Amerika Serikat melalui jalur-jalur resmi.”

Pada konferensi pers hari Kamis (3/5), juru bicara Pentagon Dana White menyatakan Amerika “yakin” warga negara China ada di belakang dua insiden yang melibatkan pesawat transportasi militer bermesin empat yang akan melakukan pendaratan.

“Itu semua insiden yang sangat serius. Ada dua yang cedera ringan. Aktivitas ini merupakan ancaman bagi para penerbang kami,” kata White. Ia menambahkan bahwa Pentagon telah mengajukan pengaduan resmi dan meminta China melancarkan penyelidikannya sendiri.

Dalam tanggapannya, China tidak menjelaskan mengapa klaim Amerika itu tidak benar atau secara langsung membantah bahwa mereka menggunakan laser di Djibouti, di mana China baru-baru ini membuka sebuah pangkalan militer dan logistik baru. Amerika meyakini laser itu dipancarkan dari atau dekat pangkalan China, sekitar 10,5 kilometer dari pangkalan Amerika di Kamp Lemonnier. [uh]

Source


Show More

Related Articles

Close